Tampilkan postingan dengan label snmptn. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label snmptn. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Oktober 2012

Personal Essay :))

Flashback inget-inget pertama kali masuk ISEG, disuruh ngisi form aplikasi, trus ada disuruh bikin personal essay. Kemaren buka-buka berkas lamaran jaman dulu yang masih tersimpan rapi, nemu tulisan lama. Isinya lucu, dan nggak nyangka pernah nulis kayak gitu. Kalo kurang jelas gambarnya, ini deh saya tulisin ulang : 


"Berasal dari keluarga yang berkecukupan, dengan orang tua yang keduanya bekerja. Punya 2 adik, perempuan dan laki-laki. Sewaktu SMA di jurusan IPA. Pada saat UM-UGM, SIMAK UI, dan UMB ikut ujian IPC, tetapi pada SNMPTN ikut soal ujian IPS. Pilihan pertama di SNMPTN Akuntansi, kemudian Manajemen. Dari semua ujian yang diikuti tidak lulus, dan Alhadulillah lulus di Manajemen UNPAD. Sempat merasa tidak puas dengan pilihan kedua, tetapi semakin kesininya saya mulai menyukai jurusan saya dan universitas saya, fakultas saya, teman-teman, senior. 

Merasa tertinggal dalam pelajaran dibanding teman yang lain (atau ini hanya perasaan saya saja). Saya tidak hanya ingin kuliah, belajar, IP bagus, cepat wisuda. Saya ingin membangun koneksi, berteman dengan banyak orang dengan sifat berbeda, berorganisasi, banyak bermain, tetap belajar, agar setelah lulus tidak menyesal. Saya ingin kursus menjahit, kursus potong rambut, dan kursus kecantikan, juga belajar memasak, agar nantinya tidak cuma jadi sarjana, tetapi sarjana plus-plus. 

 Saya orang yang pendiam, sedikit memiliki krisis percaya diri, susah beradaptasi, sering merasa tidak diterima, tapi saya mau berteman dengan menyelidiki wajah yang kelihatan ramah dan tidak, kalau kelihatan ramah saya berani menyapa duluan, kalau tidak saya takut tidak ditanggapi. Kelebihan saya berpikir simpel dan rasional, tidak menunda pekerjaan. Saya sama sekali tidak bisa memasak kecuali instan. 

Saya bisa menuangkan pikiran dan isi hati dengan tulisan sepanjang ini tetapi akan jadi sangat sedikit bila ditanyakan secara lisan."


Jangan ketawa! :))

Minggu, 10 Juni 2012

Mengenang Kegalauan SNMPTN 2 Tahun Lalu


Letter O


Dear papa,

Papa senang ketika aku lulus di UNPAR, ini rekomendasi dari papa. Walau aku tak bisa masuk teknik fisika ITB seperti papa, dan aku tak suka jadi dokter seperti kesukaan papa. Aku jadi tak minat bahkan hanya sekedar mencoba ikut beasiswa ke Jepang seperti mau papa karena lihat pilihan jurusan teknik semua.

Aku merasa aku lemah di sains, tapi aku tak lulus akuntansi UI dan UGM, aku sangat mengecewakan ya? masih ada akuntansi USU dan aku ikuti sedikit pilihan papa, teknik, teknik industri USU di UMB nanti. Tapi aku sudah pesimis duluan. Selanjutnya di Akuntansi UNPAD untuk SNMPTN, aku masih ragu pada kemampuanku. Aku hanya butuh pernyataan LULUS di salah satunya, untuk membanggakan papa walau aku akan tetap melanjutkan ke UNPAR seperti kata papa. 

Betapa mengecewakannya aku selama ini, papa berharap banyak padaku, anak pertamamu ini, tapi aku tak bisa membalas harapan papa itu. Aku tak bisa dibanggakan. Selama ini papa yang cari-cari informasi mengenai pendaftaran-pendaftaran dan beasiswa, papa yang beri tau aku ada tes ini ada tes itu pendaftaran sampai tanggal segini, yang di perlukan ini itu, uang ini uang itu. ku lihat teman-teman ku yang lain, papa nya tak seperti papa. 

Papa benar-benar berharap padaku, sampai saat aku tak lulus SIMAK UI papa yang melihat hasil ujianku, dan mengirimiku sms "Agar belajar lebih keras, krn tidak lolos simak ui. Jngan putus asa. trs berjuang nak" aku sedih baca sms papa, bukan sedih karena tak lulus, tapi sedih karena dari sms itu aku tahu papa sangat berharap aku lolos ui. Maaf karena tak bisa jadi yang kau harapkan. maaf karena aku tak kuat untuk mengatakan semuanya secara langsung padamu karena aku malu menangis didepanmu. 

Salam,
anakmu yang tak bisa dibanggakan.


Ada tersirat pemikiran : 
Apakah kebahagiaan kita dan orang tua hanya ditentukan oleh segala tes-tes ini?? sedikit merasa tak adil. *sigh*